Minggu, 21 Oktober 2018

Posted by finiandari at 06.58 0 comments
Jika hadirku membuatmu sakit, maafkan aku. Aku tidak pernah berniat untuk menyakitimu. Jika hadirku membuatmu dalam kondisi rumit, maafkan aku. Memang ini adanya kondisi diriku.
Jika hadirku justru menyinggung dan merendahkanmu, maafkan aku. Aku hanya mencoba mendorongmu untuk terus menjadi yang lebih baik.
Jika hadirku membuatmu bahagia, maafkan aku. Bisa jadi itu hanya kebahagiaan sementara.
Jika hadirku membuatmu sedih, maafkan aku. Aku juga merasakan hal serupa. Bukan, bukan karena sesuatu yang buruk tentangmu, ini karena aku dan hatiku.

Hatiku yang sangat berharap padamu. Hingga aku sadar tidak seharusnya seperti itu. Kita tidak pernah tahu apa yang sedang direncanakan Tuhan untuk kita. Harusnya sejak awal aku berharap kepadaNya. Aku sangat yakin, bagaimanapun usaha kita tetap Tuhan yang menentukan. Hal itu yang menjadi ketakutanku, jika kamu bukanlah yang ditentukan Tuhan untukku. Lantas bagaimana?

Mungkin satu satunya cara adalah dengan membujuk Tuhan. Bukan dengan tekad kuat kita untuk bersatu, bukan dengan usaha kita saling menjaga, juga bukan dengan cara kita menunjukkan kasih sayang kepada satu sama lain. Semua itu tidak akan ada artinya bila Tuhan tidak menghendaki. Lantas apa yang aku inginkan? Aku hanya ingin kita sama sama memperbaiki diri dan hanya berharap kepadaNya. Bukannya saling mengharapkan.

Aku ingin perasaan ini bukan hanya untuk di dunia, tapi juga di akhirat.

 

bloomingbloom Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos